Mengenal Senyawa Hidrokarbon dan Keunikannya

Hidrokarbon adalah salah satu senyawa kimia yang sangat kompleks dan mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Senyawa ini mempunyai karakteristik tersendiri dan dibagi atas beberapa jenis.

Pengertian Senyawa Hidrokarbon

Pengertian hidrokarbon dalam ilmu kimia adalah sebuah senyawa tersusun atas atom dengan unsur karbon dan unsur hidrogen. Unsur karbon dalam kimia disimbolkan dengan huruf C, sedangkan unsur hidrogen simbolnya adalah H.

Karena terdiri atas unsur C dan H maka nama kimia unsur ini selalu berhubungan dengan C dan H. Senyawa ini termasuk senyawa organik yang mempunyai sifat tidak reaktif.

Karena termasuk senyawa organik, senyawa ini mempunyai 6 sifat utama yaitu:

  1. Atom pusatnya adalah atom karbon
  2. Mempunyai ikatan kovalen jenis non polar
  3. Tidak reaktif dengan senyawa lain, hanya reaktif jika terjadi pembakaran
  4. Mudah terurai atau terbakar atau gosong
  5. Dapat larut di dalam pelarut yang bersifat organik ataupun non polar
  6. Titik didih dan titik cairnya rendah

Senyawa hidrokarbon ini juga mempunyai keistimewaan dari sifat atom karbonnya sendiri. Keistimewaan dari atom karbon itu sendiri yaitu:

  1. Letak dari atom karbon ada di golongan IVA dan mempunyai elektron yang valensinya 4. Hal ini membuat karbon bisa membentuk ikatan kovalen sekaligus 4.
  2. Letak dari atom karbon ini ada di periode 2 yang membuatnya mempunyai jari-jari atom yang kecil. Dengan jari-jari yang kecil ikatan kovalen yang terjalin akan sangat kuat.

Contoh senyawa hidrokarbon yang sering dijumpai adalah senyawa glukosa atau C6H12O6. Metana juga termasuk salah satu senyawa hidrokarbon dengan rumus kimia CH4. Plastik jenis HDPE dan LDPE juga termasuk dalam golongan senyawa ini.

Senyawa ini juga dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu berdasarkan ikatan atom, bentuk rantai karbon, dan jenis alifatik.

Jenis Hidrokarbon Berdasarkan Ikatan Atom

Jenis hidrokarbon berdasarkan ikatan yang terjadi pada atomnya dibedakan menjadi dua jenis yaitu hidrokarbon jenuh dan hidrokarbon tak jenuh.

1. Hidrokarbon Jenuh

Yang termasuk dalam hidrokarbon jenuh adalah hidrokarbon yang terdiri dari ikatan tunggal. Biasanya senyawa jenis ini merupakan komposisi utama dari bahan bakar jenis fosil. Contoh dari senyawa ini adalah sikloalkana dan alkana homolog.

2. Hidrokarbon Tak Jenuh

Hidrokarbon tak jenuh adalah hidrokarbon yang mempunyai minimal satu ikatan atom yang rangkap. Contoh dari senyawa ini adalah alkuna, alkena, dan alkadiena.

Jenis Hidrokarbon Berdasarkan Bentuk Rantai Karbon

Berdasarkan rantai karbon yang terbentuk dalam senyawa, hidrokarbon dibagi menjadi 3 yaitu senyawa alifatik, alisiklik, dan aromatik. Untuk senyawa alifatik dibagi lagi menjadi 3 yaitu alkana, alkuna, dan alkena.

Berikut ini adalah jenis hidrokarbon berdasarkan ikatan rantai atomnya:

1. Hidrokarbon Alifatik

Bentuk dari rantai senyawa ini adalah memanjang dengan bentuk terbuka. Senyawa inilah yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Jenis senyawa ini juga masih dibagi lagi dengan cara penamaan yang berbeda-beda.

2. Hidrokarbon Alisiklik

Rantai dari atom karbon dari senyawa ini membentuk melingkar menyerupai cincin. Salah satu contoh jenis senyawa ini adalah homolog sikloalkana.

3. Hidrokarbon Aromatik

Aromatik mempunyai bentuk rantai konjugat yang didalamnya seperti cincin. Contoh senyawa yang termasuk aromatik adalah benzena dengan nama kimia C6H6

Dalam rantai karbon di senyawa Hidrokarbon ada 4 buah atom karbon, yaitu:

  1. Atom karbon primer yang ikatannya hanya dengan 1 atom karbon yang lainnya atau karbon berderajat 1
  2. Atom karbon sekunder yang ikatannya hanya dengan 2 atom karbon yang lainnya atau karbon berderajat 2
  3. Atom karbon tersier yang ikatannya hanya dengan 3 atom karbon yang lainnya atau karbon berderajat 3
  4. Atom karbon kuartener yang ikatannya hanya dengan 4 atom karbon yang lainnya atau karbon berderajat 4

Jenis Senyawa Hidrokarbon Alifatik dan Cara Penamaannya

Dalam kimia dikenal dengan sistem penamaan senyawa berdasarkan aturan IUPAC. Sistem penamaan ini berlaku juga untuk senyawa hidrokarbon, tata cara penamaan senyawa dibedakan berdasarkan jenisnya. Berikut ini adalah tata cara penamaan senyawa ini yang benar.

1. Senyawa Alkana

Alkana adalah senyawa hidrokarbon alifatik yang bersifat jenuh dan membentuk deret yang homolog. Deret homolog ini adalah semua senyawa yang dibentuk mempunyai sifat yang mirip dan rumus umumnya sama.

Yang termasuk senyawa alkana adalah metana, etana, propana, butana, dan pentana. Contoh lainnya dari senyawa ini adalah heksana, heptana, oktana, nonana, dan dekana. Semuanya mempunyai rumus bangun yang sama. Rumus umum dari senyawa alkana adalah CnH2n+2.

Untuk penamaan senyawa ini mempunyai aturan tersendiri, berikut ini adalah aturannya:

  1. Rantai karbon yang paling panjang harus ditetapkan sebagai rantai yang utama. Jika ada 2 rantai yang panjangnya sama maka pilih rantai yang mempunyai cabang paling banyak sebagai rantai yang utama.
  2. Cabang rantai yang menjadi rantai utama dengan gugus alkil atau substituen hidrokarbon diganti nama dari ana menjadi il. Misalnya saja metana menjadi metil, butana menjadi butil, dan seterusnya.
  3. Atom karbon atau C yang ada di rantai utama dinomori secara urut mulai dari ujung.Ujung yang mendapatkan rantai terkecil dijadikan sebagai nomor paling kecil.
  4. JIka ada substituen yang cabangnya sejenis maka dinamai menggunakan awalan di, tetra, penta, tetra, dan seterusnya.
  5. Sedangkan substituen cabang yang ada dituliskan berdasarkan urutan secara alfabetik. Substituen dengan awalan di, tri, dan sejenisnya harus diabaikan. Namun substituen dengan awalan iso tetap tidak diabaikan.

2. Senyawa Alkena

Alkena adalah senyawa alifatik adalah senyawa tak jenuh yang mempunyai satu ikatan dengan dua rangkap. Senyawa ini mempunyai rumus umum CnH2n, artinya jika n nya adalah 2 maka senyawa tersebut akan menjadi C2H4.

Penamaan senyawa ini ada aturannya tersendiri sesuai dengan IUPAC. Jika diamati memang hampir sama dengan aturan penamaan Alkana tapi tetap ada beberapa hal yang berbeda. Berikut ini adalah aturan penamaannya:

  1. Untuk menentukan rantai utama pilih rantai yang paling panjang dan mengandung ikatan yang rangkap. Nama dari rantai utama dengan jumlah karbon yang sama diganti akhirannya dari ana menjadi ena.
  2. Urutan dalam penomoran untuk rantai utama harus dimulai dari ujung rantai dengan atom karbon yang rangkap menjadi nomor terkecil.

3. Senyawa Alkuna

Senyawa ini termasuk senyawa alifatik yang bersifat tak jenuh dan mempunyai ikatan rangkap 3. Secara umum rumus untuk menyatakan senyawa alkuna adalah CnH2n-2. Aturan penamaan dari senyawa ini sama dengan aturan penamaan alkena.

Hanya saja nama dari rantai utama yang berakhiran ena diubah menjadi una. Misalnya saja dari etana menjadi etuna, propena menjadi propuna, dan seterusnya.

Keunikan Senyawa Hidrokarbon yang Wajib Diketahui

Mempelajari senyawa tidak hanya sekedar rumus dan penamaannya saja tapi juga mengenai keunikan dari senyawa tersebut. Senyawa ini mempunyai banyak keunikan yang perlu kalian ketahui. Keunikan tersebut yaitu:

1. Bisa Membuat 4 Ikatan Kovalen sekaligus

Keunikan yang pertama dari senyawa ini adalah dapat membentuk ikatan 4 kovalen sekaligus. Di dalam atom karbon memiliki 4 buah elektron yang bersifat valenssi, karena hal inilah yang membuat senyawa ini bisa membuat 4 ikatan sekaligus.

Dalam teori elektron terbentuknya ikatan stabil bisa terjadi jika atom karbon mendapatkan 4 elektron dari atom yang lain. Hal ini dikarenakan agar mendapatkan kestabilan dibutuhkan 8 elektron sekaligus. Dari 8 elektron ini kovalen akan terikat secara sempurna.

Hanya senyawa ini saja yang bisa mendapatkan tambahan 4 elektron dari atom lainnya. Salah satu contoh senyawa yang membentuk ikatan kovalen 4 adalah CH4. Senyawa ini mempunyai 8 elektron yaitu 4 dari karbon dan 4 dari hidrogen.

2. Dapat Membentuk Rantai Karbon Sempurna

Senyawa ini juga mempunyai keunikan lain yaitu bisa membentuk rantai karbon yang sempurna. Atom karbon berbeda dengan atom pada umumnya, karbon tidak hanya mengikat atom lain melainkan juga bisa mengikat atom sejenisnya. Karena hal inilah senyawa ini mampu untuk membentuk rantai yang sempurna.

3. Ikatan Kovalennya Kuat

Dalam tabel periodik karbon berada pada periode 2 sehingga mempunyai jari-jari yang kecil. Semakin kecil jari-jarinya maka ikatan kovalennya semakin kuat, oleh karena itulah ikatan kovalen senyawa dengan unsur karbon dan hidrogen juga kuat,

Manfaat Senyawa Hidrokarbon Dalam Kehidupan

Sifat hidrokarbon yang tidak reaktif tapi mudah terbakar membuat senyawa ini mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah manfaat dari penggunaan senyawa ini:

1. Bahan Bakar di Bumi

Hidrokarbon dan Minyak Bumi : Pengertian, Tatanama Serta Contoh
Bahan Bakar (Bensin)

Hidrokarbon dan minyak bumi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling berkaitan. Salah satu manfaat dari senyawa ini adalah sebagai bahan bakar di bumi. Alkana sangat berperan penting dalam proses pembuatan bahan bakar.

Salah satu senyawa yang sangat penting dalam bahan bakar adalah metana. Metana adalah komponen yang paling utama pada LNG dan LPG. Alkana juga menjadi bahan baku yang digunakan untuk industri bidang petrokimia.

Semua senyawa jenis alifatik mempunyai peran yang sangat besar dalam membentuk bahan bakar fosil. Sampai sekarang bahan bakar fosil masih banyak digunakan di bumi. Oleh karena itu, keberadaan senyawa hidrokarbon sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia.

Walaupun sudah banyak bermunculan energi alternatif yang tidak membutuhkan senyawa ini. Namun pada kenyataannya bahan bakar fosil masih menjadi energi utama yang digunakan.

2. Bahan Pembuatan Makanan

Manfaat lainnya dari senyawa ini adalah sebagai bahan makanan baik tumbuhan maupun manusia. Kalian pasti tahu bukan senyawa karbohidrat merupakan senyawa yang dibutuhkan tubuh atau senyawa untuk makanan tubuh? Karbohidrat sendiri merupakan senyawa yang terbentuk dari atom hidrogen dan karbon.

Nama lain dari karbohidrat adalah sakarida termasuk senyawa organik terpenting yang disusun atas atom oksigen, hidrogen, dan karbon. Molekul karbohidrat yang paling sederhana terdiri atas satu buah molekul gula saja.

Rangkaian molekul karbohidrat ini tersusun atas rangkaian molekul gula sehingga membentuk rantai panjang dan mempunyai banyak cabang. Molekul karbohidrat adalah senyawa paling penting bisa ditemukan di hewan dan tumbuhan.

Dalam kehidupan makhluk hidup, karbohidrat mempunyai peranan yang sangat penting. Tidak hanya sebagai sumber energi saja tapi juga sebagai sumber serat yang disebut dengan fiber. Contoh serat yang termasuk karbohidrat adalah selulosa.

3. Bahan Pakaian

Banyak yang tidak menyadari bahwa bahan pakain yang kalian gunakan juga berbahan dasar senyawa hidrokarbon. Salah satu contoh pakaian yang terdapat senyawa ini adalah seragam sekolah.

Seperti yang diketahui bersama bahwa pakaian dibuat dengan menggunakan benang, salah satu jenis benang yang digunakan adalah pilaster. Jenis benang ini adalah benang dengan harga yang paling terjangkau. Tahukah Kalian bahwa benang jenis ini ternyata terbuat dari minyak tanah.

Minyak tanah diubah bentuknya sehingga membentuk paraxylene. Dari para xylene sebelum menjadi benang akan dilakukan proses oksidasi yang hasilnya adalah PTA. Serat poliester dibuat dari PTA yang merupakan hasil oksidasi dari minyak tanah tersebut.

Serat poliester termasuk serat sintetis yang biasa digunakan untuk membuat kain seragam. Namun memang jika dibandingkan dengan serat alami, serat ini memang lebih kasar. Walaupun demikian serat ini tetap banyak digunakan karena harganya yang lebih murah.

Tidak hanya poliester yang terbuat dari senyawa ini tapi juga ada polimer yang termasuk serat sintetis. Serat ini juga terbentuk dari proses oksidasi senyawa hidrogen dan karbon. Sifat dari serat polimer memang lebih halus dan lebih kuat dari pada poliester.

4. Bahan Alat Lukis dan Kosmetik

Mengenal Senyawa Hidrokarbon dan Keunikannya
Bahan Kosmetik

Tahukah kalian senyawa hidro dan karbon juga sangat bermanfaat dalam bidang keindahan atau estetika. Untuk kalian yang mempunyai hobi melukis tentu sering menggunakan thinner bukan? Bahan utama untuk pembuatan thinner ini adalah senyawa hidro dan karbon.

Thinner biasa digunakan untuk mengencerkan cat ataupun menghilangkan noda cat yang membandel. Tidak hanya thinner, senyawa ini juga ada dalam plastik yang biasa digunakan untuk membuat patung. Kerajinan yang terbuat dari plastik juga mengandung senyawa ini.

Di dalam bidang kosmetik, senyawa hidro dan karbon dapat ditemukan dalam lipstik dan waxing. Hal ini dikarenakan kedua bahan ini terbuat dari lilin yang kandungannya adalah hidrogen dan karbon. Lilin yang ada pada kosmetik tentu saja jenisnya berbeda dengan lilin yang sering Anda jumpai untuk penerangan.

5. Bahan Pembuatan Interior Rumah

Sudah jelas bukan jika banyak interior rumah yang terbuat dari plastik. Bahan utama pembentukan plastik adalah hidrogen dan karbon. Kebanyakan interior rumah terbuat dari senyawa propilen yang merupakan alkena dengan rantai jenis C3.

Contoh interior rumah yang menggunakan senyawa ini sangat banyak misalnya saja meja, kursi, lemari, bahkan piring dan sendok. Semua interior rumah yang dibuat dari bahan plastik pasti mengandung senyawa hidrogen dan karbon.

Tidak hanya peralatan atau interior rumah saja, ada banyak sekali benda yang terbuat dari senyawa yang satu ini. Keberadaan senyawa ini memang terkadang tidak disadari tapi sebenarnya sangat melekat dengan kehidupan manusia.

Video Pembelajaran hidrokarbon

Untuk mengenal lebih jauh mengenai hidrokarbon ini, simak video berikut:

Video Pembelajaran hidrokarbon By Quipper

Tidak disadari bahwa senyawa hidrokarbon ini sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan manusia. Senyawa ini termasuk senyawa paling penting yang menghasilkan energi untuk kehidupan manusia. Tanpa senyawa ini energi tidak akan terbentuk dan berbagai peralatan untuk hidup juga tidak akan ada.

Kesimpulan

Adapun kesimpulan admin susun menggunakan kalimat tanya jawab yang ringkas seperti dibawah ini:

Apa itu Hidrokarbon?

Hidrokarbon adalah senyawa kimia yang terbentuk dari atom hidrogen dan karbon.

Apa contoh senyawa Hidrokarbon?

Contoh senyawa hidrokarbon adalah karbohidrat atau glukosa, metana, dan metil.

Apa manfaat Hidrokarbon?

Hidrokarbon bermanfaat untuk membuat bahan bakar dan berbagai keperluan rumah tangga lainnya.

Apa sifat senyawa hidrokarbon?

hidrokarbon mempunyai sifat yang kurang reaktif tapi mudah untuk terbakar karena termasuk senyawa organik.

Apa jenis senyawa hidrokarbon yang paling umum ditemukan?

Senyawa hidrokarbon yang umum di temukan ada 3 yakni:
1. Alkana
2. Alkena
3. Alkuna

Daftar Pustaka

  • kimiakarbonblog.wordpress.com/ materi/manfaat-senyawa-hidrokarbon/
  • ardra.biz/fungsi-manfaat- senyawa-hidrokarbon/
  • www.nafiun.com/2013/04/ manfaat-kegunaan-senyawa-hidrokarbon-dalam-kehidupan -sehari-hari-di-berbagai-bidang.html
  • pengen-tau.weebly.com/hidrokarbon.html
  • www.zenius.net/c/5119/hidrokarbon-soal
  • materi78.files.wordpress.com/ 2013/06/karbon_kim4_6.pdf
  • www.studiobelajar.com/senyawa-hidrokarbon/
  • www.quipper.com/id/blog/mapel/ kimia/hal-penting-hidrokarbon-kimia-kelas-11/
  • www.slideshare.net/bagaspramana05/ hidrokarbonkimia-kelas-11xi-sma

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment