Penjelasan Lengkap Seputar Percobaan Ingenhousz

Percobaan Ingenhousz – Selama ini diketahui bahwa pohon tidak hanya baik untuk peresapan air, namun juga untuk kesehatan lingkungan karena oksigen yang dihasilkan.

Oksigen ini diketahui berasal dari fotosintesis. Awal mula ditemukannya melalui sebuah percobaan yang bernama percobaan Ingenhousz.

Percobaan tersebut kini sudah mulai dilakukan oleh murid-murid yang bersekolah di sekolah menengah.

Meskipun sudah banyak yang melakukan percobaan kembali, namun masih banyak yang belum paham sepenuhnya. Oleh karena itu, kali ini akan dibahas lengkap mengenai percobaan itu.

Pengertian Percobaan Ingenhousz

Pengertian
Pengertian

Percobaan Ingenhousz adalah percobaan yang dibuat untuk mengetahui bagaimana proses dari sebuah fotosintesis.

Percobaan Ingenhousz bertujuan membuktikan bahwa sebuah fotosintesis menghasilkan oksigen. Tidak hanya itu saja percobaan ini juga membuktikan bahwa proses fotosintesis butuh cahaya.

Pada saat proses fotosintesis ada beberapa faktor yang mempengaruhinya diantaranya suhu, penambahan substrat dan juga intensitas cahaya.

Pada proses fotosintesis oksigen yang dihasilkan bisa terlihat melalui gelembung udara. Biasanya bisa terlihat pada tanaman dalam perawatan di tempat yang cerah.

Sejarah Percobaan Ingenhousz

Sejarah Percobaan Ingenhousz
Sejarah Percobaan Ingenhousz

Awalnya percobaan yang membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan sebuah gas dimulai pada tahun 1770.

Dilakukan oleh seorang ahli kimia yang bernama Joseph Priestley berkebangsaan Inggris. Pada saat itu percobaan yang dilakukannya berhasil memperlihatkan bahwa ada gas yang keluar.

Percobaannya saat itu menggunakan lilin yang dibakar pada suatu wadah yang tertutup sampai api padam.

Saat itu dirinya menggunakan tumbuhan mint dalam wadah tertutup yang sama, dan ternyata bisa mempertahankan api untuk menyala. Namun saat itu jenis gas apa yang dikeluarkan tidak diketahui.

Lalu barulah pada tahun 1779 Jan Ingenhousz dokter berkebangsaan Inggris melanjutkan percobaan tersebut.

Dirinya berhasil membuktikan bahwa gas yang keluar dari tumbuhan tersebut merupakan oksigen.

Ia menggunakan tumbuhan air hydrilla verticillata yang diletakkan di bawah corong kaca.

Saat itu Ingenhousz menggunakan corong kaca bening terbalik yang dimasukkan ke dalam gelas kimia berisi air.

Di dalamnya diletakkan yang ketika terkena cahaya matahari, maka akan timbul gelembung-gelembung gas yang muncul. Gelembung yang muncul di dasar tabung reaksi tersebut adalah oksigen.

Dalam percobaan tersebut ingenhousz berhasil membuktikan bahwa cahaya memilik peran yang sangat penting dalam proses fotosintesis.

Selain itu melalui percobaan tersebut dibuktikan juga bahwa yang dapat melepaskan oksigen hanyalah tumbuhan hijau.

Cara Membuat Percobaan Ingenhousz

Untuk membuat ulang percobaan ini sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Sedari awal juga sudah dijelaskan bahwa percobaan ini sering digunakan oleh siswa-siswa di sekolah.

Oleh karena itu bahan dan cara kerjanya pun bukanlah hal yang sulit, adapun cara membuat percobaan Ingenhousz adalah.

1. Alat dan Bahan

Alat dan Bahan
Alat dan Bahan
  • Gelas 100 ml
  • Tabung
  • Thermometer
  • Baskom atau ember kecil
  • Corong kaca kecil
  • Es batu
  • 400cc air hangat
  • NaHCO3
  • Kawat
  • Tanaman Hydrilla Verticilata (tanaman air yang biasanya digunakan untuk akuarium)

2. Cara Kerjanya

Cara Kerjanya
Cara Kerjanya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan.

Selanjutnya rangkai semua alat dan bahan dengan posisi seperti yang ada di gambar.

Buatlah hingga 5 perangkat, selalu upayakan tabung reaksi dalam kondisi yang dipenuhi air. Hal ini dilakukan supaya tidak ada rongga udara yang masuk.

Buat semua perangkat yang akan digunakan lalu ditaruh di dalam ember/wadah yang telah berisi air penuh.

Lalu selanjutnya potong hydrilla dengan panjang kurang lebih 5cm. Hydrilla tersebut dimasukkan ke dalam corong plastic, namun usahakan tidak sampai menutup lubang corong.

Masukkan gelas kimia yang sebelumnya sudah dirangkai dengan kawat penyangga ke dalam ember atau baskom yang sudah terisi penuh dengan air.

Lalu corong yang di dalamnya sudah berisi hydrilla dimasukkan ke dalam gelas kimia yang sudah dirangkai tersebut.

Pada lima perangkat yang sudah disusun, akan diberikan perlakukan yang berbeda-beda diantaranya.

  1. Perangkat pertama ditempatkan langsung di tempat yang terkena sinar matahari
  2. Kemudian, perangkat kedua diberikan NaHCO3
  3. Selanjutnya, perangkat ketiga diberikan es batu
  4. Untuk perangkat keempat ditambahkan air panas hingga suhu air memanas sampai kurang lebih 400 derajat celcius
  5. Perangkat kelima taruh di tempat yang tidak terkena matahari langsung (di bawah bayangan)

Setelah lima menit, amati gelembung-gelembung yang perlahan muncul pada setiap tabung

Catat semua hasil pengamatan

Hasil Pengamatan

Hasil Pengamatan
Hasil Pengamatan

Pengamatan ingenhousz tentu hasil akhirnya adalah fotosintesis tanaman menghasilkan oksigen. Adapun hasil yang bisa didapatkan dari percobaan tersebut adalah.

1. Perangkat yang mendapatkan perlakuan terkena sinar matahari langsung menghasilkan gelembung dalam jumlah sedang.

2. Perangkat yang mendapatkan perlakuan lampu langsung + 5g NaHCO3 menghasilkan gelembung dalam jumlah yang banyak sekali.

3. Perangkat yang mendapat perlakuan diletakkan di bawah lampu langsung lalu kemudian diberikan es batu menghasilkan gelembung dalam jumlah yang sedikit.

4. Perangkat yang mendapat perlakuan diletakkan di bawah lampu secara langsung lalu ditambahkan air hangat menghasilkan banyak gelembung.

5. Terakhir adalah perangkat yang diletakkan di tempat yang sama sekali tidak mendapatkan sinar menghasilkan gelembung dalam jumlah sedikit.

Dari hasil di atas bisa kesimpulan percobaan Ingenhousz bahwa cahaya memiliki pengaruh yang kuat terhadap fotosintesis.

Selain itu beberapa hal lain seperti, karbon dioksida dan juga suhu juga memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil fotosintesis. Ini dibuktikan melalui perangkat percobaan di atas.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Pertanyaan yang Sering Muncul
Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Pada percobaan di atas yang manakah variabel bebas, dependen, dan variabel yang bisa dikendalikan?

Variabel bebas: Pemberian NaHCO3, es batu, air panas, dan juga naungan di atasnya

Variabel dependen: Perbedaan gelembung yang dihasilkan, hal ini disebabkan karena perlakuan yang berbeda. Biasanya disebabkan karena variabel independen,

Variabel kontrol: Perangkat 1, yang sama sekali belum menerima perawatan dan memang dibiarkan sebagai pengendali. Hal ini dilakukan untuk membandingkannya dengan hasil perawatan yang lain.

2. Mengapa menggunakan senyawa NaHCO3? Apa tujuannya?

Hal ini dikarenakan saat senyawa tersebut terurai maka akan menghasilkan NaOH dan CO2. Gas CO2 (karbon dioksida) dibutuhkan dalam fotosintesis. CO2+H2O = C6H12O6 + O2.

Jadi NaHCO3 dibutuhkan untuk merangsang reaksi dengan menghasilkan gas CO2.

3. Perangkat manakah yang lebih banyak menghasilkan gelembung?

Dari percobaan Ingenhousz di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa perangkat yang terpapar sinar matahari langsung serta menambahkan NaCHO3 adalah terbanyak.

Hal ini dikarenakan perangkat tersebut memenuhi kriteria fotosintesis yang baik, yakni sinar matahari dan juga sumber CO2 yang cukup.

4. Perangkat manakah yang menghasilkan lebih sedikit menghasilkan gelembung? Mengapa?

Apabila melihat dari percobaan di atas, maka perangkat  3 serta 5 lah yang menghasilkan lebih sedikit gelembung dibandingkan yang lain.

Alasan mengapa perangkat 3 lebih sedikit karena adanya es batu yang mempengaruhi penurunan suhu.Hal ini menurunkan laju fotosintesis, karena suhu adalah faktor penting.

Selanjutnya untuk perangkat 5 dikarenakan kurangnya cahaya yang masuk akibat diletakkan di tempat yang tuduh.

Hal ini menyebabkan fotosintesis menjadi kurang sempurna, karena cahaya merupakan faktor penting bagi tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.

5. Tentukan faktor-faktor yang sangat mempengaruhi fotosintesis sesuai dengan percobaan di atas

Hal-hal yang mempengaruhi fotosintesis dalam percobaan ingenhousz mandiri ini adalah

  • Cahaya lampu
  • Karbon dioksida
  • Suhu

Ini dibuktikan dengan gelembung yang dihasilkan berbeda-beda pada setiap perangkat. Lalu perangkat yang mendapatkan sinar yang cukup dan CO2 yang cukup menghasilkan banyak gelembung.

Selain itu perangkat dengan intensitas suhu yang baik serta cahaya pas, juga menghasilkan gelembung yang banyak.

6. Gelembung gas apa yang berasal dari percobaan? Dan hal apa yang membuktikannya?

Seperti yang diketahui bahwa percobaan ini ingin membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen.

Oleh karena itu gas yang dihasilkan oleh gelembung ini merupakan oksigen. Oksigen tersebut merupakan hasil dari fotosintesis sesuai dengan rumusan CO2+H2O = C6H12O6 + O2.

Hal tersebut bisa dibuktikan dengan memasukkan tongkat yang ujungnya terbakar, dan memasukkan tingkat tersebut ke dalam tabung percobaan.

Nantinya dalam waktu singkat ujung tongkat yang terbakar akan tampak lebih cerah. Hal tersebut membuktikan adanya oksigen pada perangkat tersebut.

Perbedaan Percobaan Ingenhousz dan Sachs

Perbedaan Percobaan Ingenhousz dan Sachs
Perbedaan Percobaan Ingenhousz dan Sachs

Di dunia ini sebenarnya ada dua percobaan terkait dengan fotosintesis yang sangat terkenal.

Pertama adalah percobaan ingenhousz yang sebelumnya sudah dibahas lengkap, dan kedua adalah percobaan Sachs .

Kedua percobaan ini sama-sama berkaitan dengan fotosintesis namun dengan hasil yang berbeda.

Perbedaan pertama terlihat dari hasilnya jika percobaan Ingenhousz menghasilkan oksigen, maka lain lagi dengan Sachs.

Dimana percobaan tersebut mengatakan bahwa hasil dari fotosintesis adalah karbohidrat.

Hal ini didapatkan dengan cara meneteskan cairan iodium pada daun yang digunakannya sebagai bahan percobaan.

Lalu pada percobaannya Ingenhousz menggunakan tanaman air yang diletakkan dalam suatu wadah untuk kemudian diamati gelembungnya.

Lain halnya dengan Sachs yang menggunakan daun-daun untuk kemudian ditutup dengan kertas aluminium, dan sisanya dibiarkan terbuka.

Tanaman tersebut nantinya akan diletakkan pada tempat yang memiliki sinar matahari yang cukup.

Pada sore harinya daun-daun tersebut aan dibuka kertas pembungkus daunnya, lalu direbus dan dicuci.

Selanjutnya daun akan dimasukkan ke dalam alcohol dengan tujuan melarutkan klorofil pada daun.

Daun-daun tersebut, baik yang ditutupi maupun yang tidak nantinya akan ditetesi dengan menggunakan lugol atau iodium.

Hasilnya menunjukan bahwa daun yang tidak ditutupi akan berubah menjadi hitam setelah ditetesi iodium. Hal tersebut menunjukan bahwa daun mengandung karbohidrat.

Sementara untuk daun yang ditutupi ketika ditetesi oleh iodium akan tetap berwarna putih. Hal tersebut membuktikan bahwa di daun tersebut tidak ada kandungan karbohidrat.

Ini dikarenakan pada daun tersebut tidak terjadi fotosintesis, karena daun itu tertutup dan tidak mendapatkan sinar matahari.

Manfaat Melakukan Percobaan Ingenhousz

Manfaat Melakukan Percobaan Ingenhousz
Manfaat Melakukan Percobaan Ingenhousz

Beberapa kali sudah disinggung bahwa tujuan melakukan percobaan ini adalah untuk melihat apakah fotosintesis benar menghasilkan oksigen. Selain itu faktor apa saja yang paling berpengaruh dalam percobaan ini.

Hal pertama yang menjadi manfaat dalam melakukan percobaan ini adalah orang menjadi paham bagaimana cara merawat tanaman yang benar.

Paham bagaimana cara supaya tanaman bisa mendapatkan nutrisi yang cukup untuk melakukan fotosintesis.

Selanjutnya adalah supaya orang menyadari bahwa tumbuhan bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan.

Karena pada prosesnya tumbuhan membutuhkan gas CO2 dan akan menghasilkan O2, yang mana ini sangat bermanfaat untuk kebersihan udara di lingkungan sekitar.

Jadi itulah tadi beberapa penjelasan lengkap terkait percobaan Ingenhousz dimulai dari cara melakukannya sampai manfaat percobaan Ingenhousz.

Dengan ini diharapkan bisa lebih mempermudah bagi yang sedang mencari referensi seputar percobaan ini.

Daftar Pustaka

  • idschool.net/ sma /percobaan- ingenhousz/
  • rumusrumus.com/ percobaan- ingenhousz/
  • bagiberita24.blogspot.com/ 2019/03 /anak-sma- laporan- percobaan-ingenhousz .html
  • brainly.co.id/ tugas/ 2155761#:~:text= Jawaban%20pendek%3A, bahwa% 20fotosintesis % 20menghasilkan %20gas %20oksigen.

Nilai Kualitas Artikel

Leave a Comment